Minggu, 28 Maret 2010

Duo mobile browser dari Opera diluncurkan

download Opera Mini 5 dan Opera Mobile 10 yang menjadi browser ponsel favorit kamu sekarang jadi lebih baik! Fitur utama yang baru termasuk tampilan baru, tabbed browsing, visual baru Speed Dial, Password Manager serta banyak fitur baru dan lama lainnya untuk membuat pengalaman browsing di ponselmu bahkan lebih baik!

Jumat, 19 Maret 2010

Dana Asing Terus Banjiri Surat Utang pemerintah

Jakarta - Investor asing masih terus menyerbu instrumen Surat Utang
Negara (SUN). Dalam 18 hari di bulan Maret 2010 ini pertambahan jumlah
dana asing di SUN mencapai Rp 8,07 triliun.

Dari data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan
yang dikutip detikFinance, Sabtu (6/3/2010) total dana asing di SUN
mencapai Rp 128,88 triliun, meningkat dari posisi akhir Februari 2010
yang mencapai Rp 120,81 triliun.

Jumlah SUN yang diperdagangkan di pasar sampai 18 Maret 2010 adalah
sebesar Rp 591,88 triliun, porsi terbesar dipegang oleh perbankan
dengan jumlah sebesar Rp 236,83 triliun.

Bank Indonesia (BI) juga memegang instrumen SUN sebesar Rp 19,74
triliun. Kemudian industri reksa dana memiliki SUN sebesar Rp 45,72
triliun, industri asuransi memiliki SUN Rp 76,61 triliun, dana pensiun
memegang Rp 37,13 triliun, perusahaan sekuritas Rp 400 miliar, dan
lainnya Rp 46,59 triliun.
=========
http://1001bisnismudah.site50.net

Kamis, 11 Maret 2010

Suami selingkuh banyak dari kalangan artis

Lihat saja media cetak ataupun elaktronik, hampir tiap hari selalu menampilkan informasi informasi kriminal, suami selingkuh, artis selingkuh dan tentunya masih banyak lagi

tapi parahnya para artislah yang menjadi sorotan media, masih ingatkan dengan KD, sunan kali jaga, Dan para seleb muda yang gonta ganti pacar seperti Gading M, Rafi A, dan sebagainya ( sangking banyaknya sampai lupa)

Kalao menurut saya sah-sah saja selebritis cari sensasi biar namanya banyak orang yang kenal, tapi kalau membuat sekandal negatif apa nggak terkesan jelek?, kan basa aja cari sensasi  tak harus dengan kata perselingkuhan, ganti pasangan. seperti peduli HVF misalnya,  sehingga masyarakat pun memiliki tanggapan positif

Obati Suami Selingkuh dengan Selingkuh

Obati Suami Selingkuh dengan Selingkuh  

BANYAK cara dilakukan orang demi kesuksesan dalam hidupnya. Mau cepat
mendapat jodoh, ingin kaya mendadak, dan ingin mempunyai suami atau istri yang
taat dan setia. Mereka meyakini, ziarah atau bersemedi di sebuah tempat yang
dianggap keramat adalah salah satunya. Seperti pengalaman seorang ibu rumah
tangga di bawah ini. Ia mengakui suaminya suka selingkuh, ia datang ke Kemukus
ingin mengobati suaminya. Berhasilkah?


ayah

RINA(35) ibu rumah tangga, baru saja pulang dari Kemukus, Sragen, Jawa Tengah,
bertemu di atas kereta api (KA) jurusan Surabaya-Bandung dengan penulis.

"Abis nengok keluarga, Bu?"

Rina menggelengkan kepala.

"Belum tahu Kemukus?" tanyanya.

Giliran penulis yang menggelengkan kepala.

Lalu, Rina yang bertubuh sintal berkulit sawo matang itu, menceritakan perihal
Kemukus. Katanya, Kemukus itu sebuah makam keramat, terletak di tengah pulau
kecil yang dikelilingi Waduk Kedungombo.

"Di sana ada makam keramat Pangeran Samudro," kata Rini.

Penulis hanya melongo karena (waktu itu) belum mengetahui Kemukus. Rina
menjelaskan lebih rinci lagi, katanya Kemukus itu tempat orang meminta
pertolongan karena kesusahan.

"Kesusahan apa saja, tetapi kebanyakan perihal perjodohan," tutur Rina. Lalu
dia juga bercerita, katanya banyak yang datang ke sana lalu sukses dalam
perjuangannya. Yang ingin mempunyai jodoh mendapatkannya, yang ingin naik
pangkat pasti naik pangkat, dan yang ingin lancar usahanya, juga sukses. Ada
juga yang ingin berhaji, maka sesudah memenuhi berbagai persyaratan di Kemukus,
akhirnya bisa naik haji ke Mekah.

"Hanya saja, ada salah satu persyaratan yang cukup berat," kata Rina sambil
memakan pecel Madiun di atas KA yang tengah melaju.

"Apa itu?" tanya penulis.

"Harus melakukan persetubuhan dengan pasangan lain muhrim di kompleks makam!"

"Astaga, di kompleks makam?" penulis kaget dibuatnya.

Rina melanjutkan lagi penjelasannya. Memang di kompleks Makam Kemukus banyak
berdiri bangunan-bangunan sederhana. Di depannya penjual makanan kecil,
sementara di bagian belakang berderet petak-petak kecil. Itu semua untuk
kepentingan "syarat" dalam memohon keinginan.

Kalau Jumat Kliwon, apalagi bulan Suro, petak-petak kecil itu penuh sesak tiada
bersisa.

"Lalu yang ingin melaksanakan syarat, terpaksa melakukannya di sela-sela pohon,
di atas hamparan tikar."

Wow !

"Mbak Rina kok hapal betul?" tanya penulis tiba-tiba. Maka sambil tersenyum
kecil, Rina menjelaskan dengan bergumam dan pelan.

"Saya sudah tujuh kali ke sana ..."

"Tujuh kali? Maksud Mbak Rina?"

"Ya... tujuh kali melakukan persyaratan..."

Ceritanya, Rina ini dari Cimahi punya keluhan. Dia punya suami yang kerap
melakukan perselingkuhan dengan wanita lain. Kerjanya gonta-ganti pacar bahkan
istri. Pernah dituntut menikahi seorang janda lantaran sang janda hamil.

"Saya repot mengurusnya. Mau minta cerai, kasihan anak-anak. Tetapi selama itu,
hidup tersiksa. Terkadang saya disatroni istri muda tanpa saya tahu
permasalahan sejak awal..." tutur Rina.

Entah dari mana mendapat informasi, tahu-tahu Rina sudah datang ke Kemukus.
Hanya karena ada informasi bahwa setiap keinginan bakal terkabul asal penuhi
persyaratannya yaitu melakukan persetubuhan dengan yang bukan muhrim di
kompleks makam, maka demi "keharmonisan" keluarga, Rina menjalani "ziarah" ke
Kemukus.

Rina mengaku, selama tujuh bulan ini, setiap bulan datang ke Kemukus dan di
sana bertemu teman perselingkuhan.

Teman perselingkuhannya lelaki asal Jatim yang juga punya masalah sama, yaitu
dikhianati istrinya. Keduanya bertemu dan bersedia memenuhi "syarat" tanpa
saling merugikan karena punya penderitaan yang sama. Yang satu dikhianati
suami, satunya lagi dikhianati istri namun keduanya sama menginginkan hidup
harmonis dengan pasangan sah masing-masing.

"Gimana, sukses, Mbak?" tanya penulis masih bengong.

"Saya belum mendapatkan hasil yang maksimal, sebab kemarin 'kan baru selesai
persyaratan yang tujuh kali itu. Namun, gejalanya sudah kelihatan," kata Rina
tersenyum kecil.

Maksudnya, akhir-akhir ini, sang sumai yang semula rajin berselingkuh sudah
mulai gemar tinggal di rumah. Dia pergi keluar selama jam kerja saja dan pulang
ke rumah pada saat jam kerja selesai pula.

"Mudah-mudahan ini berkat hasil pengorbanan saya selama di Kemukus," tutur Rina.

Ya, tentu dia banyak berkorban. Bayangkan, selama tujuh kali berturut-turut dia
mesti berhubungan intim dengan lelaki asing yang baru dikenalnya di Kemukus
sana.

KA Surabaya-Bandung sudah hampir masuk Cicalengka, malam menjelang pukul 22.00.
Rina pun sudah gelisah ingin lekas tiba di Stasiun Kiaracondong untuk kelak
dilanjutkan ke Cimahi.

Selama Rina gelisah, penulis bahkan banyak berceloteh kendati hanya di dalam
hati. Sungguh aneh memang. Ada yang inginkan suami jujur namun dilakukan dengan
kerja-kerja tak jujur pula. (sebagaimana dipaparkan kepada aan merdeka
permana)**

Rabu, 10 Maret 2010

sudah ketahuan suami selingkuh

sudah ketahuan suami selingkuh,cuma ada 2 option, bertahan atau berpisah. kalo masih bisa bertahan dan suami bisa berubah, ya jangan pisah dulu. sebab kitalah, istrinya, yang sebenarnya paling tahu karakter suami kita. memang dia khilaf atau brengsek. selingkuh banyak sekali alasannya, dengan lapang dada, kita perempuan juga harus introspeksi diri sendiri, tidak hanya minta suami untuk introspeksi sendiri. kalau selingkuh dibalas selingkuh, ya dulu jangan menikah. sebab itulah konsekuensi pernikahan. pernikahan itu bukan main-main, seperti pacaran. ada permasalahan apapun, harus disikapi dengan penuh pertimbangan.biar suami dosa, selingkuhannya juga dosa, tapi kita jangan sampe ikut2an dosa.pikir baik2 keputusannya, lihat masa dulu,lihat masa sekarang dan coba pikirkan masa depan, apa masih ada harapan atau tidak. maaf, komennya panjang. sekedar berbagi pengalaman aja.

Senin, 08 Maret 2010

Alasan Suami Selingkuh (bagian 1)

Untuk penulisan bukunya "The Truth About Cheating", konselor pernikahan M. Gary Neuman mensurvei 200 orang pria ber istri selingkuh dan tidak selingkuh untuk mengetahui alasan di balik ketidakjujuran pria—termasuk pernyataan para pria selingkuh mengenai hal-hal yang dapat mencegahnya selingkuh. Inilah temuannya :

48% suami menyatakan ketidakpuasan emosional sebagai alasan utama selingkuh

Begitu banyak mitos  mengenai pria, salah satunya mitos bahwa suami selingkuh adalah semata-mata karena alasan seks. Hanya 8% pria yang menyatakan ketidakpuasan seksual sebagai alasan utama teman selingkuh. "Pandangan sosial kita mengatakan pada kita bahwa semua kebahagiaan pria terletak pada seks", kata Neuman, "namun pria juga bukan makhluk tanpa perasaan. Mereka ingin istri mereka menunjukkan sikap menghargai suami, dan ingin istri memahami bahwa pria telah berusaha keras melakukan sesuatu dengan benar". Masalahnya pria tidak memiliki kepekaan emosional sebesar wanita dalam mengungkapkan perasaan mereka, sehingga istri tidak selalu tahu apakah membutuhkan perhatian ekstra atau tidak. "Kebanyakan pria berpikir bahwa menyatakan emosi itu membuatnya tidak jantan. Namun Anda dapat menciptakan suasana pernikahan akan saling menghargai dan terbuka atas pikiran masing-masing—dan apabila Anda telah melakukannya, suami akan sangat suka untuk itu"

Bersambung......